Di
era digital ini teknolog lagi berkembang secara masif, lo dengan mudah mencari
segala informasi yang lo butuhkan. Adakalanya internet sangat membantu dalam
ngerjain tugas sekolah, atau cari materi pelajaran sekolah. Gue pribadi sering
cari informasi yang kaitannya sama pelajaran yang gak paham diajarin di
sekolah. Lo juga dah pada ngerti platform edukasi di internet, kaya zenius.net,
quipper, ruang guru dan masih banyak lainnya. Gue suka belajar dari situ waktu
SMA, alhasil lumayan lah dapet ranking tanpa bimbel. Bukan berniat
sombong, tapi memang bagus dan terbukti nyata.
Terlepas
dari gue belajar dari platform edukasi tersebut. Gue juga cari tau siapa sih
ceo statup edukasi ini. Dan setelah gue amati, ternyata mereka adalah orang –
orang hebat, mereka lulusan dari universitas terbaik di Indonesia, bahkan
dunia. Sampe – sampe gue fans mereka karena menurut gue mereka hebat, para ceo
ini mau merenovasi pendidikan di Indonesia dengan cara buat startup edukasi.
Para ceo startup edukasi ini sangat memotivasi gue untuk kuliah di universitas
terbaik bahkan ke luar negeri, walaupun bukan untuk saat ini, karena bisa S2
atau S3. Kesempatan masih terbuka lebar. Mereka berwirausaha dan juga
mencerdaskan anak bangsa. Ok, berikut ini daftar CEO yang Membuat Lo Pengin
Kuliah di Universitas Terbaik Luar Negeri
1. Sabda
PS sang CEO Zenius.net
![]() |
| Sabda PS CEO Zenius |
Sabda
PS yaitu CEO atau pendiri dari zenius.net. Bang Sabda ini lulusan dari ITB
jurusan informatika. Cerdas pasti soalnya kan masuk informatika ITB kan susah
kalo lewat tes tertulis SBMPTN. Dia juga tutor di mata pelajaran matematika,
fisika, sama ekonomi. Bang Sabda ini sering cerita, bagaimana masuk ITB
lewat jalur SBMPTN. Nah, menurut gue tips dan trik nya sangat memotivasi gue
masuk universitas, khususnya universitas top – top di Indonesia. Gue suka cara
berpikirnya Bang Sabda tentang belajar yang bener. Kalo bener – bener diterapin
bukan hanya mimpi lo bisa kuliah ke luar negeri deh.
2. Adamas
Belva Syah Devara, Founder Ruangguru.com
![]() |
| Wisuda Kak Belva di Stanford |
Kak
Belva salah satu pendiri Ruangguru bersama partnernya Iman Usman. Pemuda
kelahiran Jakarts 30 Mei 1990. Kak Belva lulusan S1 dual degree di Nanyang
Tecnological University (NTU Singapore) jurusan komputer sains dan
bisnis. Lalu mengambil S2 dual degree Master of Business Administration dari
Stanford, serta Master of Public Administration dari Harvard. Dan juga pernah
ikut pertukaran pelajar di MIT. So, dia kuliah di univeritas ranking 1 ,2, 3,
dan 11. Orang tua Kak Belva sangat mendukung pendidikan anaknya dan tidak segan
– segan mensekolahkan hingga ke luar negeri. Satu kata buat kakak ini,
Subhanalloh. Ok, seketika gue juga pengin kuliah di Universitas tersebut,
apakah Lo sependapat sama gue?
![]() |
| Kartu mahasiswa MIT, Stanford, Harvard |
Kak
Belva mulai menyadari betapa pentingnya pendidikan sejak SMA, sehingga saat itu
Kak Belva bercita – cita ingin kuliah di luar negeri. Demi dapat beasiswa Kak
Belva sesekali bolos sekolah untuk belajar materi ujian masuk NTU dari pagi
sampai malam hari. Hingga akhirnya dapat beasiswa dari Pemerintah Singapura.
Pada tahun 2013, Kak Belva lulus dari NTU ingin melanjutkan studinya ke
Amerika, yaitu Stanford dan Harvard. Saat yang dinantikan tiba, Kak Belva
berhasil masuk program dual degree Master of Business Administration (MBA) di
Universitas Stanford, California, Amerika Serikat dan program Master of Public
Administration (MPA) di Universitas Harvard, Boston, Amerika Serikat. So,
betapa belajar keras Kak Belva buat mendapatkan impiannya yaitu pendidikan
terbaik. Setelah Lulus dia bekerja di perusahaan di Amerika, pada akhirnya
balik ke Indonesia mendirikan Ruangguru.
3.
Muhammad Iman Usman, Co Founder Ruangguru.com
![]() |
| Iman Usman Co Founder Ruangguru.com |
Kak
Iman bukanlah dari golongan orang kaya. Bapaknya hanya penjual minyak tanah,
dan ibunya sebagai ibu rumah tangga. Dia berhasil membuktikan bahwa dengan
Harry Potter bisa membuat keliling dunia. Yups, novel legendaris karya JK.
Rowling ini terpaksa buat belajar bahasa inggris demi bisa membaca novel versi
aslinya ketimbang menunggu terjemahan yang kurang lebih memakan waktu tahunan.
Kata demi kata diartikan pake kamus sampe bener bener ngerti. Oleh sebab itu,
Kak Iman ini bisa jadi pembaca Harry Poter lebih awal ketimbang temannya. Dan
kebiasaan ini membawa Kak Iman jadi bisa bahasa inggris. Ingat ya English is very important!
![]() |
| Kak Iman di Columbia University |
Kak
Iman kecil sudah menunjukkan aksi sosial di bidang pendidikan. Dia buka
perpustakaan kecil di rumahnya untuk membaca anak anak sekitar rumah. Kak Iman
kuliah S1 di UI jurusan Hubungan Internasional. Banyak prestasi yang ditorehkan
salah satunya jadi pembicara di forum PBB tentang pemuda, dimana Kak Iman jadi
pembicara termuda umur 19 tahun (hebat ya). Setelah lulus, lanjut studi paska
sarjana di Columbia University, New York, United State jurusan program
perkembangan pendidikan dengan beasiswa penuh. Setelah lulus, kembali ke
Indonesia mendirikan Ruangguru.com bersama Kak Belva.
Penutup
Alhamdullilah
sudah dipenghujung artikel. Gue ngetik ini sambil ikut ngrasain gimana
perjuangan mereka bertiga buat belajar di perguruan tinggi ternama. Terlepas
dari konsep “ngapain kuliah di
universitas bagus kalo ujung – ujunganya kerja jadi......” Kalo menurut
gue, kalo ada yang bagus kenapa nggak. Pendidikan adalah salah satu investasi ,
walau diirngi perjuangan yang sangat lika liku demi mencari ilmu. Ilmu itu
abadi, Alloh aja akan mengangkat derajat orang berilmu dan semoga ilmu yang didapetin
bisa dibagi ke sesama.





Sangat menginspirasi sekali. Terutama kak Iman Usman, suka banget sama kak Iman. Aku salah satu pengguna aplikasi Ruangguru. Menurut aku, Ruangguru sangat membantu belajar aku jauh lebih mudah dan menyenangkan. Semoga bisa seperti kak Iman, hehehe.
BalasHapusAamiin semoga bisa kaya kak Iman
HapusSekarang kuliah dimana kak ?
BalasHapusalhamdullilah di PENS dek
Hapus